
Yang salah bagi manusia belum tentu salah bagi Tuhan. Yang benar bagi manusia belum tentu benar bagi Tuhan. Karna itu terus belajar mengenal Tuhan lebih dalam.
Semua hal yang kamu kerjakan saat ini (kuliah, sekolah, bekerja, berumah tangga, belajar, dsb) adalah bukti dedikasimu pada Tuhan.
Jangan andalkan kekuatanmu. Tuhan yang akan berperang untukmu karena Ia mengerti dan sangat mengasihimu.
AKULAH PEMBEBASMU. Percayalah kepadaKU sepenuhnya. Ketahuilah bahwa Aku akan melakukan yg terbaik bagimu - Mzm 31:2
Bersiaplah untuk menerima KehendakKU yg akan terjadi. Ketahuilah bahwa bersamaKU segala sesuatu tdk ada yg mustahil.
Berpeganglah teguh pada kebenaran itu dangan penuh sukacita. Katakan berulang kali, "TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGIKU."
Kebenaran yang diterima & diyakini dangan teguh adalah tangga ke atas yang dapat dinaiki dari lubang yang paling dalam menuju puncak yang terindah.
Terimalah penderitaan anda sebagai sementara,yang akan segera disirnakan TUHAN jika anda memohon dengan tulus & bekerja ikhlas untuk memperbaiki keadaan.
Yesus mengerti dan peduli segala persoalanku dan persoalanmu. ☺
Jesus understand and care about all of my troubles and yours. ☺
Waktu kamu lahir,kamu menangis & org2 di sekelilingmu tersenyum.
Jalanilah hidupmu sehingga waktu kamu meninggal,kamu tersenyum & org2 di sekelilingmu menangis.
Tersenyum adalah perilaku yg sangat menyenangkan.
Dalam senyuman, terpancar aura positif, keramahan, kegembiraan, kesopanan, dan rasa hormat.
If you need a place for you to run, if you need a shoulder to cry on, well I'll always be your friend - Leona Lewis
Kesombongan diri tidak akan memuaskan kita. Hanya melalui kerendahan hati kita dapat menemukan kepuasan - Amsal 29:9
Rabu, 25 Mei 2011
sedikit tentang kata-kata bijak
Diposting oleh acce di 08.20 0 komentar
Selasa, 18 Januari 2011
contoh makalah Filariasis

BAB I
PENDAHULUAN
A. Skenario
Cegah Filariasis …
Kecamatan As memiliki kondisi geografis terdiri atas rawa dan semak belukar. Kondisi ini memungkinkan sekali berkembangbiaknya semua spesies nyamuk. Berdasarkan data Kecamatan As sebesar 35.000 jiwa. Rata-rata mata pencaharian penduduk buruh tani dan nelayan serta sebagian besar pendidikan masyarakat adalah SD dengan kondisi lingkungan dan perumahan yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Hasil survei kesehatan menunjukan peningkatan angka kejadian filariasis yaitu tahun 2008 terdiri atas 57 kasus 3 orang diantaranya meninggal dan tahun 2009 terdiri atas 98 kasus 7 orang diantaranya meninggal akibat penyakit tersebut. Hampir semua kasus terjadi pada usia produktif. Menurut keterangan salah seorang warga diketahui bahwa mereka sering keluar malam dan tanpa menggunakan pakaian tebal panjang, acuh terhadap kebersihan lingkungan serta ketika bekerja tidak menggunakan alas karena dianggap mengganggu. Bagaimana tindakan saudara jika berperan sebagai kepala Puskesmas?
B. Analisa Kasus
1. Langkah 1. Klarifikasi / Identifikasi Istilah (Clarify Term)
a. Identifikasi Istilah :
1. Filariasis
2. Spesies
3. Kondisi Geografis
4. Usia Produktif
5. Survei
b. Klarifikasi Istilah:
1. Filariasis adalah penyakit kaki gajah dari cacing filaria yang ditularkan oleh nyamuk.
2. Spesies adalah sinonim dari jenis yang merupakan tingkatan paling rendah dalam taksonomi.
3. Kondisi geografis adalah keadaan lingkungan dari suatu wilayah.
4. Usia produktif adalah usia dimana seseorang sudah atau masih mampu menghasilkan sesuatu.
5. Survei adalah mengamati, pemeriksaan secara bertahap.
2. Langkah 2. Membuat Daftar Masalah (Define The Problem)
a. Bagaimana hubungan antara filariasis dengan usia produktif dan mengapa banyak terjadi pada usia tersebut?
b. Bagaimana kondisi yang memungkinkan perkembangbiakan semua spesies nyamuk sehingga muncul kejadian filariasis?
c. Apa syarat-syarat kesehatan lingkungan perumahan yang baik?
d. Bagaimana tindakan menghadapi permasalahan fillariasis jika berperan sebagai Kepala Puskesmas?
e. Bagaimana penularan penyakit filariasis?
f. Apa gejala-gejala penyakit filariasis?
g. Apa saja faktor risiko yang mengakibatkan filariasis?
h. Bagaimana pencegahan dan penanggulangan penyakit filariasis?
i. Apa saja spesies nyamuk yang menyebabkan penyakit filariasis?
j. Mengapa pekerjaan dan pendidikan dapat mempengaruhi kejadian penyakit filariasis?
k. Bagaimana cara kerja/siklus cacing filaria sampai menyebabkan kematian?
3. Langkah 3. Menganalisis Masalah (Analyze The Problems)
a. Usia produktif berhubungan dengan filariasis karena pada usia produktif lebih sering melakukan pekerjaan atau aktivitas di luar rumah sehingga lebih besar kemungkinannya kontak dengan nyamuk pembawa larva filaria.
b. Kondisi yang memungkinkan perkembangbiakan semua spesies nyamuk sehingga muncul kejadian filariasis adalah lingkungan yang terdapat genangan air yang kotor.
c. Syarat-syarat kesehatan lingkungan perumahan yang baik yaitu:
1. Adanya pencahayaan yang baik.
2. Apabila rumahnya terbuat dari kayu disemprotkan desinfektan.
3. Adanya ventilasi (diberi kawat nyamuk).
4. Saluran air yang mengalir dengan baik.
5. Adanya tempat penampungan sampah.
6. Lantai rumah tidak langsung tanah, kalau bisa dari semen.
d. Tindakan yang dilakukan untuk menghadapi permasalahan fillariasis jika berperan sebagai Kepala Puskesmas antara lain sebagai berikut:
1. Melakukan upaya promotif seperti melakukan pemberitaan pada berbagai media, baik media elektronik atau media cetak sebagai upaya menginformasikan permasalahan filariasis.
2. Melakukan upaya preventif seperti survei lapangan untuk mengidentifikasi masyarakat yang memiliki gejala-gejala filariasis dan pengadaan penyuluhan tentang filariasis dengan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah diterima oleh masyarakat.
3. Melakukan upaya kuratif dengan pengobatan secara massal dan pembagian obat secara gratis.
4. Melakukan upaya rehabilitatif seperti pengembalian kepercayaan diri penderita yang telah sembuh dan menyadarkan masyarakat agar mau menerima penderita yang sudah sembuh.
e. Cara penularan filariasis yaitu nyamuk menggigit manusia yang sudah terinfeksi penyakit filaria kemudian nyamuk menggigit manusia yang belum terinfeksi, sehingga manusia tersebut juga tertular filaria.
f. Gejala-gejala filariasis yaitu demam dan pembengkakan di daerah lipatan paha.
g. Faktor risiko filariasis adalah sebagai berikut:
1. Lingkungan yang terdiri dari lingkungan fisik seperti rawa, lingkungan kimia seperti kualitas air yang menyebabkan perkembangbiakan nyamuk dan lingkungan biologi seperti organisme yang hidup di lingkungan tersebut seperti enceng gondok yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk dan mengurangi kadar oksigen dalam air sehingga ikan pemakan jentik tidak dapat bertahan hidup.
2. Rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan.
3. Kebersihan lingkungan dan sikap manusia yang acuh terhadap kesehatan diri sendiri (lingkungan sosial-ekonomi).
h. Pencegahan filariasis adalah sebagai berikut:
1. Menghindarkan kontak langsung dengan vektor pembawa.
2. Menggunakan alas kaki.
3. Menggunakan alas kaki yang lengkap dan tebal.
4. Mengganti konstruksi bangunan rumah warga.
5. Menanam tanaman pengusir nyamuk.
Penanggulangan filariasis adalah pemberian pengobatan secara missal.
i. Vektor pembawa penyakit filariasis adalah semua spesies nyamuk.
j. Pendidikan yang rendah dapat mempengaruhi kejadian filariasis karena pengetahuan tentang penyakit tersebut kurang diketahui. Sedangkan pekerjaan mempengaruhi juga disebabkan aktivitas yang sering dikerjakan di luar rumah memungkinkan kontak langsung terhadap nyamuk.
k. Belum diketahui filariasis dapat menyebabkan kematian. Kemungkinan ada faktor lain yang menyebabkan kematian tersebut.
4. Langkah 4. Pohon Masalah (Problem Tree)
Gambar 1. Pohon Masalah (Problem Tree) “Cegah Filariasis …”
5. Langkah 5. Menetapkan Sasaran Belajar (Formulate Learning Objective)
a. Aspek Epidemiologi
1) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang pengertian filariasis.
2) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang penyebab filariasis.
3) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang spesies nyamuk yang dapat menjadi parasit filaria.
4) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang faktor risiko filariasis.
5) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang cara penularan filariasis.
6) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang tanda dan gejala filariasis.
7) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang angka kematian akibat filariasis.
8) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang distribusi frekuensi dari filariasis.
9) Mahasiswa mampu menjelaskan surveilans filariasis.
b. Aspek Kesehatan Lingkungan
1) Mahasiswa mampu menjelaskan higiene perorangan dan higiens lingkungan.
2) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang sanitasi perumahan.
3) Mahasiswa mampu menjelaskan siklus hidup vektor pembawa larva filaria.
4) Mahasiswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang menjadi sumber penularan filariasis.
c. Aspek Promosi Kesehatan
1) Mahasiswa mampu menjelaskan upaya pencegahan dan penanggulangan yang dapat dilakukan untuk mengatasi filariasis.
2) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang usaha-usaha Puskesmas pada daerah tersebut untuk mengatasi permasalahan filariasis yang meliputi perilaku masyarakat.
d. Aspek Administrasi Kebijakan Kesehatan
1) Mahasiswa mampu menjelaskan kebijakan pemerintah dan tindakan Kepala Puskesmas tentang program pencegahan dan penanggulangan filariasis.
2) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang perencanaan dan evaluasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan filariasis,
BAB II
PEMBAHASAN
A. Tinjauan Kasus
1. Aspek Epidemiologi
a. Batasan Filariasis
Filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi nematoda dari famili filariodea, yang cacing dewasanya hidup dalam cairan dan saluran limfe, jaringan ikat dibawah kulit, dan dalam rongga badan. Cacing dewasa betina mengeluarkan mikrofilaria yang dapat ditemukan di dalam darah, hidrokel, kulit, sesuai dengan sifat tiap-tiap spesiesnya (1).
Parasit filaria berbentuk panjang seperti benang yang hidup di dalam jaringan untuk waktu yang lama. Manifestasi klinis biasanya terjadi bertahun-tahun setelah terinfeksi, sehingga penyakit ini jarang ditemukan pada anak. Microfilaria adalah larva imatur yang ditemukan di darah atau kulit dan mencapai tingkat infektif di dalam tubuh nyamuk (2).
Meskipun diketahui lebih dari 200 spesies parasit filaria, hanya sedikit yang menginfeksi manusia. Dari parasit filaria yang diketahui pada manusia, empat diantaranya yaitu Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, Brugia timori, dan Onchocerca volvulus, merupakan penyabab infeksi yang paling sering dan menimbulkan gejala sisa patologis. Wuchereria bancrofti dan Brugia malayi hidup didaerah tropis seperti Indonesia, sedangkan Onchocerca volvulus hidup di Afrika (2).
Biasanya stadium larva infektif setelah masuk kedalam kulit melalui lubang tusukan, langsung ikut aliran limfe perifer dan bersarang di dalam saluran dan kelenjar limfe setempat. Di sini mereka akan menjadi dewasa dan kawin. Selajutnya, cacing dewasa akan mengeluarkan microfilaria dan waktu yang diperlukan kurang lebih 1 tahun (1).
Cacing dewasa yang hidup dalam saluran limfe merupakan benda asing yang merangsang sel endotel saluran limfe dan pada akhirnya menimbulkan reaksi prolimferatif berjonjot (1).
Bila mati, cacing dewasa akan mengalami degenerasi serta desintegrasi sehingga reaksi terhadap jaringan sekitarnya akan lebih hebat lagi, disertai endapan fibrin atau thrombus sekitar cacing yang mati (1).
Disekitar cacing dan saluran limfe sering pula tampak masa nekrotik. Saluran pada tempat ini lama-kelamaan akan tersumbat, sedangkan zat-zat hasil desintegrasi cacing dewasa yang mati merupakan rangsangan pembentukan granuloma yang proliferatife (1).
Bentuk granuloma seperti tuberkel dengan mikrosis disertai sel epiteloid dan limfosit. Disamping itu, tampak sebukan sel eosinofil dan sel plasma. Baik disekitar saluran limfe atau yang tersumbat maupun dalam sinus kelenjar limfe terjadi reaksi sel retikuloendotel berupa sel makrofag dan sel datia (1).
Sekitar sisa-sisa desintegrasi cacing, lama-kelamaan dapat terjadi perkapuran disertai fibrosis. Di dalam kelenjar limfe dapat ditemukan sel eosinofil yang berlebihan, terutama dalam sinusoid. Akibat peradangan dengan fibrosis dapat terjadi penyumbatan aliran limfe, sehingga tekanan hidrostatik meningkat dan akhirnya terjadi edema jaringan dan organ (1).
b. Faktor Risiko Filariasis
Faktor risiko yang berpengaruh terhadap angka kejadian filariasis adalah faktor risiko internal dan faktor risiko eksternal. Faktor risiko internal merupakan faktor risiko yang berasal dari organism sendiri antara lain berupa umur dan jenis kelamin sedangkan faktor risiko yang berasal dari lingkungan salah satunya adalah kondisi sosial ekonomi. Kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat dinilai antara lain berdasarkan tingkat pendidikan dan pendapatan (3,4).
c. Cara Penularan Filariasis
Penularan filariasis dapat terjadi bila ada 3 unsur, yaitu :
1. Adanya sumber penularan, yakni manusia atau hospes resevior yang mengandung microfilaria didarahnya.
2. Adanya vektor, yakni nyamuk yang dapat menularkan filariasis.
3. Manusia yang rentan terhadap filariasis.
Seseorang dapat tertular filariasis, apabila orang tersbut mendapat gigitan nyamuk infektif, yaitu nyamuk yang mengandung larva infektif (larva stadium3-L3). Pada saat nyamuk infektif menggigit manusia, maka larva L3 akan keluar dari probosisnya, larva L3 akan masuk melalui luka bekas gigitan nyamuk dan bergerak ke sistem limfe. Larva L3 Brugia malayi dan Brugia timori akan menjadi cacing dewasa dalam kurun waktu kurang lebih 3,5 bulan, sedangkan Wucheria Bancrofti memerlukan waktu kurang lebih 9 bulan. Masa inkubasi ekstrinsik untuk Wucheria Bancrofti antara 10-14 hari sedangkan Brugia malayi dan Brugia timori antara 8-10 hari. Khusus untuk Brugia malayi, nyamuk Mansonia menggigit manusia, kucing, atau kera yang microfilaria dalam darah tepi masuk ke dalam lambung nyamuk dan berkembang dalam tubuh nyamuk yang mengandung L3 (larva infektif) (5).
d. Tanda dan Gejala Filariasis
Gejala yang umum terlihat adalah terjadinya elefantiasis, berupa membesarnya tungkai bawah (kaki) dan kantung zakar (skrotum), sehingga penyakit ini secara awam dikenal sebagai penyakit kaki gajah. Gejala elefantiasis (penebalan kulit dan jaringan-jaringan di bawahnya) sebenarnya hanya disebabkan oleh filariasis limfatik ini. B. timori diketahui jarang menyerang bagian kelamin, tetapi W. bancrofti dapat menyerang tungkai dada, serta alat kelamin. Filariasis subkutan disebabkan oleh Loa loa (cacing mata Afrika), Mansonella streptocerca, Onchocerca volvulus, dan Dracunculus medinensis (cacing guinea).
Banyak penderita filariasis (penyakit kaki gajah) tidak menunjukan gejala sama sekali, mereka terlihat sehat tetapi di dalam tubuhnya sudah terdapat jutaan cacing dewasa dan anak cacing yang beredar dalam darah.
Tahap awal/ akut:
Demam berulang 1-2 kali atau lebih setiap bulan selama 3-5 hari, lalu demam sembuh sendiri tanpa diobati, timbul benjolan dan terasa nyeri pada lipat paha atau ketiak, terasa adanya urat seperti tali yang berwarna merah dan sakit mulai dari pangkal paha atau ketiak dan berjalan kearah ujung kaki atau tangan.
Tahap Lanjut /Kronis:
Pada awalnya terjadi pembesaran yang hilang timbul pada kaki, tangan, kantong buah zakar, payudara, dan alat kelamin wanita, akhir nya lama kelamaan menjadi cacat menetap.
Selain itu untuk mengetahui seseorang menderita Filariasis secara pasti adalah dengan pemeriksaan darah jari diketahui terdapat anak cacing (mikrofilaria) ( Emilia SP at Sunday, December 20, 2009, kaki gajah-filariasis, http://belajarmengajar.blogspot.com
Angka Kematian Akibat Filariasis
CDR
Prevalensi
Distribusi frekuensi dari filariasis
Surveilans filariasis.
e. Aspek Kesehatan Lingkungan
5) Mahasiswa mampu menjelaskan higiene perorangan dan higiens lingkungan.
6) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang sanitasi perumahan.
7) Mahasiswa mampu menjelaskan siklus hidup vektor pembawa larva filaria.
8) Mahasiswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang menjadi sumber penularan filariasis.
f. Aspek Promosi Kesehatan
3) Mahasiswa mampu menjelaskan upaya pencegahan dan penanggulangan yang dapat dilakukan untuk mengatasi filariasis.
4) Mahasiswa mampu menjelaskan tentang usaha-usaha Puskesmas pada daerah tersebut untuk mengatasi permasalahan filariasis yang meliputi perilaku masyarakat.
NB : TUGAS KELOMPOK 2 IKMT SEKENARIO TENTANG FILARIASIS PSKM FK UNLAM, BANJARBARU KALSEL
Diposting oleh acce di 17.32 0 komentar
Jumat, 02 Juli 2010
"Eclipse" Pecahkan Rekor Dengan 30 Juta Dolar

"The Twilight Saga: Eclipse" melebihi pendahulunya, "New Moon", sebagai pemegang rekor box office tengah malam.
"Eclipse", film ketiga dalam waralaba "Twilight", meraih 30 juta dolar AS dalam tayangan tengah malam, demikian menurut Box Office Mojo. Rekor sebelumnya diraih oleh "New Moon" dengan total nilai 26,3 juta dolar AS, November tahun lalu.
Pendapatan sebesar 30 juta dolar AS yang diraih Rabu pagi (30/6) itu termasuk lebih dari 1 juta dolar AS dalam penayangan IMAX, melebihi "Transformers: Revenge of the Fallen" --yang meraih 959,000 dolar AS.
Diposting oleh acce di 01.53 0 komentar
Airmata Fans Warnai Pemakaman Park Yong Ha (aktor Korea)

Jum Jul 02, 2010
Keluarga besar aktor Park Yong Ha, yang meninggal karena gantung diri tak mau melakukan otopsi pada jenazah aktor top Korea tersebut. Mereka ingin langsung menggelar acara pemakaman untuk aktor itu. Upacara pemakaman aktor itu dilakukan pada hari ini, Jumat, 2 Juli. Upacara pemakaman bintang serial 'Winter Sonata' itu juga dihadiri oleh keluarga besar, sahabat, rekan-rekannya sesama artis dan juga para penggemar setia aktor tampan tersebut. Mereka ingin memberikan penghormatan terakhir dan juga mengantarkan orang yang mereka sayangi ke tempat peristirahatan terakhirnya. Demikian seperti dikutip dari Allkpop.Com, Jumat 2 Juli 2010.Prosesi pemakaman digelar pada pukul 06.00 pagi waktu setempat. Hampir semua orang yang datang ke acara itu menggunakan pakaian hitam-hitam. Kesedihan tampak jelas terpancar dari wajah mereka. Bahkan, para fans tak kuasa menahan kesedihannya. Airmata mulai terlihat menghiasi wajah penggemar aktor tersebut. Berkali-kali para fans itu menyeka wajahnya dengan sapu tangan.Ayah Park Yong Ha yang sedang menderita kanker perut juga tampak hadir pada prosesi pemakaman anaknya. Sang ayah tak kuasa menahan kesedihannya. Dia menangis saat acara prosesi dimulai.Pemandangan yang sama terlihat dari aktor yang juga sahabat terbaik Park Yong Ha, So Ji Sub. So Ji Sub tak pernah meninggalkan jenazah sahabatnya itu sejak pelantun 'Just For Yesterday' itu ditemukan bunuh diri dan dibawa ke rumah sakit Seoul St. Mary Hospital dari dua hari yang lalu. Setelah di bawa dari rumah sakit, jenazah Park Yong Ha akan melewati tiga stasiun televisi besar di Korea yakni SBS, MBC dan KBS. Lalu dari situ jenazah akan dibawa ke rumah duka sebelum dikremasi.
Diposting oleh acce di 01.37 0 komentar
Kamis, 01 Juli 2010
Kota-kota Ini Macetnya Luar Biasa

VIVAnews - Beijing (China) dan Mexico City (Meksiko) didaulat sebagai dua megapolitan yang memilki lalu lintas terburuk di dunia. Tingkat kemacetan di dua kota tersebut sudah sampai mengganggu kesehatan, produktivitas, dan kehidupan sosial penduduk setempat.
Demikian hasil studi IBM Commuter Pain Study, yang dimuat oleh laman harian Sydney Morning Herald, Rabu 1 Juli 2010. Survei itu mendata penilaian 8.192 pengguna kendaraan bermotor di 20 kota di penjuru dunia. Sayangnya, Jakarta tidak masuk hitungan.
Hasil survei menunjukkan bahwa Beijing dan Mexico City sama-sama menempati peringkat teratas dengan skor 99 - atau hanya kurang 1 poin dari skor "sempurna" untuk kota yang memiliki kemacetan terparah di muka bumi.
Dua kota itu, secara berurutan, diikuti oleh Johannesburg (Afrika Selatan), Moscow (Rusia), dan New Delhi (India). Empat kota besar di Amerika Serikat pun masuk dalam kategori wilayah yang bermasalah dengan kemacetan lalu lintas.
Kota terparah di AS adalah Los Angeles, dengan skor 25, kemudian diikuti oleh New York, Houston, dan Texas. Dari 20 kota yang disurvei, Stockholm menempati peringkat terbawah. Ibukota Swedia itu hanya mendapat skor 15 dan otomatis dipandang sebagai kota besar yang jarang bermasalah dengan kemacetan.
Namun, sebagian besar responden survei itu mengaku bahwa arus lalu-lintas di kota mereka dalam tiga tahun terakhir kian buruk. Menurut kesimpulan IBM, para respoden rata-rata menyalahkan gagalnya pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang memadai saat aktivitas ekonomi global terus berkembang. Salah satu faktor pendukung yang masih kurang tersedia, adalah sistem transportasi.
"Berbagai solusi harus dikerahkan bersama-sama untuk mencegah gagalnya jaringan transportasi," demikian pernyataan Naveem Lamba dari IBM.
Survei IBM itu terbagi atas sepuluh isu - diantaranya mengenai waktu selama perjalanan, waktu yang terbuang selama kemacetan, dan pengaruh kemacetan bagi tingkat stress, kemarahan, dan pekerjaan. (sj)
Diposting oleh acce di 17.00 0 komentar
Tinjauan "Eclipse": Bella Terombang-ambing Antara Edward Dan Jacob

"Twilight" kembali! Bella Swan (Kristen Stewart) terombang-ambing antara Edward Cullen ( Robert Pattinson ) dan Jacob Black (Taylor Lautner); yang satu pasangannya, satu lagi temannya.
Sementara itu vampir perempuan Victoria (Bryce Dallas Howard), yang ingin balas dendam, menciptakan pasukan vampir yang baru lahir di Seattle untuk membunuh Bella sebelum liburan musim panas, dan menggilas keluarga Cullen.
Dengan sutradara baru (David Slade) dan energi baru, keseimbangan roman dan aksi yang menghancurkan tulang akan memuaskan penggemar film tersebut.
Sementara itu Bella mengeluh bahwa Edward tak mau melakukan hubungan sebelum mereka resmi berumah tangga.
mau tau selengkap'y? langsung nonton di bioskop kesayangan anda....hee
Diposting oleh acce di 16.40 0 komentar
Selasa, 29 Juni 2010
Waktunya Pelatih Asli Inggris

Tuntutan Fabio Capello untuk mundur mulai disuarakan. Alasannya apalagi kalau bukan lantaran terhentinya langkah Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 2010 oleh tim muda Jerman 4-1, kemarin malam. Kekalahan terburuk Inggris selama keikutsertaan di turnamen besar.
Manajer Tottenham Hotspur Harry Redknapp menjadi yang paling keras bersuara. Ia mengatakan sudah waktunya Inggris dilatih pelatih "dalam negeri" bukan olah pelatih asing. Capello yang ditunjuk sejak 2004 dan mendapat gaji 6 juta pound sterling per tahun merupakan pelatih asing kedua yang pernah menangani The Three Lions. Sebelumnya ada nama Sven-Goran Eriksson (2001-2006) dari Swedia.
"Coba Anda bayangkan seorang pelatih Inggris menangani timnas Italia. Itu tidak mungkin terjadi. Jerman juga begitu. Mereka mempunyai pelatih orang Jerman. Sedangkan kita sudah dua kali ditangani pelatih asing."
"Orang ini (Capello) mempunyai catatan bagus di tingkat klub. Tapi lihat, kita harus menerima kenyataan pahit ini sekarang. Ketika dia terus berlanjut, dalam empat tahun atau kapan pun, akan ada orang muda yang bermunculan dari negeri ini. Sudah saatnya mencari pelatih asal Inggris."
Soal prestasi, Capello sebenarnya justru paling baik dari semua pelatih Inggris yang pernah ada. Dari 28 pertandingan 19 diantaranya berujung kemenangan, 4 kali seri, dan hanya 5 kali kalah (67,9%). Catatan ini lebih baik dari Sir Alf Ramsey yang mencatat 69 menang, 27 seri, dan 17 kalah di 113 pertandingan (61,1%) meski kelebihannya Sir Alf memberikan gelar juara dunia tahun 1966.
Capello sendiri mengatakan ia takkan turun dari kursinya, meski ia mengaku akan bertemu bos Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Davie Richards, untuk membicarakan posisinya.
"Saya akan berbicara dengan ketua (FA) untuk memutuskan masa depan saya. Tergantung apakah bisa meyakinkan saya atau tidak."
Pelatih memang sasaran tembak paling empuk jika sebuah tim mengalami kegagalan....
Foto: Michael Regan/Getty Images
Diposting oleh acce di 05.44 0 komentar
